Tuesday, 12 March 2013

Tips | Cara membuat Septic Tank

Septic tank atau Sepitank adalah system Sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran padat , bak kotoran cair, resapan serta pipa udara.
Secara umum saya bagi menjadi 2 Type yaitu Type Tertutup dan Type Terbuka. Type Tertutup artinya 2 kompartement atau ruangan dalam bak septic tank tertutup rapat dan hanya saluran untuk limbah air yang keluar, type ini sering digunakan pada lahan yang sangat sempit sehingga limbah tidak akan mencemari sumber atau tandon air yang letaknya mungkin sangat dekat , sedangkan untuk type Terbuka (sangat dianjurkan), pada bak pertama berupa bak tertutup dan pada bak kedua (resapan) dibuat terbuka pada dasar bak tidak disemen hal ini dimaksud supaya limbah cairnya bisa langsung diserap ke tanah.



Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampet perlu diperhatikan hal hal berikut:

Kemiringan pipa
Kemiringan menentukan lancar tidaknya aliran tinja dari kloset ke bak penampungan kotoran. Agar mengalir lancar, kemiringan pipa minimal 2 persen, artinya setiap 100 cm terdapat perberdaan ketinggian 2 cm.

Pipa saluran yang tepat
Pipa saluran berupa PVC. Ukuran minimal adalah 4 inch. Sedang rumah yang mempunyai banyak toilet, sebaiknya menggunakan diameter pipa yang lebih besar. Buatlah saluran lurus tanpa belokan, karena belokan atau sudut rentan mampet. Sedangkan pipa saluran dari bak pertama ke bak kedua mengunakan sambungan leter T. Hal ini supaya limbah yang mengalir dari bak pertama hanya limbah cair saja. Jadi fungsi resapan akan lebih baik.

Sesuaikan kapasitas dengan kebutuhan
Untuk rumah tinggal dengan jumlah penghuni hingga 4 orang cukup dibuat septic tank dengan ukuran 1,5m X 1,5 x 2m sedang bak resapan bisa dibuat dengan ukuran 1m x 1m x 2 m. semakin banyak penghuni rumah, semakin besar ukuran yang dibutuhkan.

Bak harus kedap air
Dinding dasar dan penutup bak pertama harus kedap air agar limbah tidak mencemari lingkungan. Dianjurkan mengunakan beton cor namun bila ini memberatkan bisa diganti PC 1:3.

Pipa udara
Pipa ini berfungsi membuang gas yang dihasilkan oleh limbah tinja. Karena bila gas tidak bisa keluar maka limbah tidak akan bisa masuk karena terdorong gas dari dalam dan septic tank akan terasa penuh padahal belum.

Ketinggian kloset terhadap Septic tank
Hal ini sangat berpengaruh terhadap dorongan air plus tinja mengalir kedalam septic tank, dan mempengaruhi kelancaran pipa saluran antara kloset dan septic tank. Bila rumah anda berada di dataran rendah atau bekas sawah hal ini sangat penting, mengingat tanah bekas persawahan banyak mengandung air sehingga resapan air tanahnya relatif lambat. semakin tinggi jarak antara closet dengan septic tank itu semakin baik.

Desain Septic Tank model Tertutup :

Gambar 1


Gambar 2


Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5
Sumber: http://desainseptictank.blogspot.com/
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan KLIK DISINI untuk BERLANGGANAN GRATIS via email dan masukkan email Anda, selanjutnya buka email anda untuk diverifikasi dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info Harga Bahan Bangunan simak juga cara berlangganannya DISINI