Sunday, 4 August 2013

Bisakah pompa air bekerja tanpa listrik?

Bisakah Pompa Air bekerja tanpa menggunakan sumber daya Listrik? Jawabannya mungkin bagi sebagian besar orang adalah tidak bisa atau tidak mungkin karena pompa air rata-rata menggunakan sumber daya listrik. Setelah saya berkelana di dunia maya, saya menemukan artikel tentang Pompa Air yang bekerja otomatis tanpa listrik namanya Pompa Hidram (Hydraulic Ram). Pompa Air ini sumber tenaganya diambil dari Air itu sendiri. Pompa ini memanfaatkan “Water hammer effect” untuk menghasilkan tekanan yang memungkinkan sebagian dari air yang masuk memberi tenaga kepada pompa, diangkat ke titik lebih tinggi dibandingkan tekanan awal dari air tersebut.  Pompa Air ini bisa membantu menaikkan air ke tempat yang lebih tinggi dari sumber air yang diambilnya. Misalkan anda ingin mengalirkan air dari sungai atau selokan ke tempat penampungan air atau kolam di rumah yang mana penampungannya lebih tinggi dari selokan atau sungai sebagai sumbernya, ilustrasinya bisa anda lihat diagram dibawah ini





Cara kerja pompa ini adalah sebagai berikut :
Air mengalir dari sumber air (3) melalui saringan (4) dan drive pipe (2) kedalam rumah pompa (5). Sebagian air terbuang keluar melalui waste valve (1) sampai air memenuhi rumah pompa (5) . Ketika  rumah pompa  sudah penuh dengan air dan air mampu mendorong waste valve hingga menutup, maka air masuk kedalam air chamber (7) melalui delivery valve (6). Ketika ketinggian air didalam air chamber lebih tinggi dari kedudukan  check valve (9), maka udara yang berada didalam air chamber tertekan sehingga menimbulkan “Water hammer efect” dan menekan air kebawah sehingga delivery valve tertutup dan air terdorong keluar melalui check valve (9) dan delivery pipe (8). Sementara itu didalam rumah pompa (5) waste valve (1) membuka kembali akibat berat dari valve itu sendiri, sehingga sebagian air didalam rumah pompa (5) terbuang keluar melalui waste valve (1) dan air mengalir kembali dari sumber air (3) kedalam rumah pompa (5) sampai akhirnya mampu mendorong kembali waste valve (1) sehingga tertutup lagi dan air masuk kedalam air chamber (7). Demikian siklus tersebut terjadi berulang-ulang sehingga terjadi proses pemompaan dari sumber air ketempat yang lebih tinggi dari sumber air tersebut.

Pada pompa hydram ini diameter dari delivery pipe harus lebih kecil dari drive pipe, dan berat dari waste walve diatur sedemikian rupa sehingga tidak terlalu berat maupun terlalu ringan. Apabila waste valve terlalu berat, maka aliran air tidak akan mampu mendorong waste valve agar menutup sehingga air hanya lewat saja langsung terbuang keluar. Apabila waste valve terlalu ringan maka ketika aliran air kedalam air chamber baru berlangsung sebentar waste valve sudah menutup kembali sehingga terjadinya "water hammer efect" tidak optimal dan akan berpengaruh terhadap kinerja dari pompa.

Untuk membuat pompa Hydram ini sangatlah mudah dan tidak memerlukan peralatan yang banyak dan bahannyapun bisa anda dapatkan di Toko Besi atau di Toko Bahan Bangunan terdekat di wilayah anda.
Untuk membuatnya saya referensikan orang yang sudah pernah bereksperimen membuat alat ini dengan bahan bahan sederhana dan murah.
Hidram botol karya Jusron faisal

Pompa Hydram ini sangat sesuai untuk digunakan di daerah terpencil, dimana terdapat sumber air yang mempunyai tekanan rendah, sehingga diperlukan memompa air ke lokasi pemukiman yang mempunyai elevasi  lebih tinggi dari sumber air tersebut .
Pada kondisi seperti inilah pompa hydram (Hydram Pump) menjadi sangat bermanfaat sekali, karena pompa ini tidak membutuhkan sumber daya lain selain energi kinetik dari air yang mengalir itu sendiri.
Sumber: http://harisistanto.wordpress.com
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan KLIK DISINI untuk BERLANGGANAN GRATIS via email dan masukkan email Anda, selanjutnya buka email anda untuk diverifikasi dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info Harga Bahan Bangunan simak juga cara berlangganannya DISINI