Monday, 18 March 2013

Cara menghitung kebutuhan keramik

Bagaimana cara menghitung kebutuhan keramik? bagi tukang bangunan mungkin sudah banyak yang tahu, namun bagi orang awam belum tentu mengetahuinya. Perhitungan ini haruslah tepat karena kalau salah maka akan mempengaruhi terhadap pembengkakan anggaran, lama pekerjaan, warna keramik yang tidak seragam, dan lain sebagainya.
Kenapa Anggaran membengkak? kalau kita membeli lebih dari kebutuhan tentunya akan menambah anggaran dan keramik yang kita beli belum tentu bisa di kembalikan jadi jelas anggaran akan membengkak. Sebaliknya kalau membelinya kekurangan tentunya kita akan menambah biaya transportasi untuk membelinya kembali.

Kenapa Warna Keramik tidak Seragam? kalau keramik yang kita beli terlalu sedikit atau kekurangan
tentunya selain menambah anggaran untuk membelinya kembali, bisa jadi keramik yang kita beli stoknya habis atau typenya berbeda. Kalau typenya berbeda meskipun satu merek kemungkinan besar warnanya akan berbeda. Lebih parah lagi apabila keramik yang kita cari ternyata tidak ada terpaksa kita harus membongkarnya kembali diganti dengan keramik yang baru supaya seragam. Tentunya hal ini selain menambah anggaran juga akan menambah wakatu pekerjaan. Sehingga otomatis biaya akan semakin membengkak. Tentunya hal ini tidak diharapkan bukan?


Nah, untuk mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik sangatlah mudah hanya menghitung luas dari ruangan yang akan kita pasang keramik. Misal ruangan yang akan kita pasang ukuran panjang lebarnya adalah 3 meter kali 4 meter berarti luasnya adalah 3x4=12 meter persegi. Karena keramik yang dijual di toko bahan bangunan atau di agen keramik biasanya satu dus itu isinya untuk satu meter persegi, maka kebutuhan keramik yang harus kita beli adalah 12 dus. Untuk ukuran 60x60 biasanya perdusnya 4 lembar atau 1.44 meter persegi. Jadi tinggal dikalikan saja hasilnya.

Namun untuk jaga jaga apabila ada pecah dikemudian hari maka ada baiknya kita membelinya lebih dari yang kita butuhkan misalnya dilebihin 1 atau 2 dus karena produksi keramik setiap tahun akan mengalami perubahan baik warna maupun motifnya sehingga kalau suatu hari ada yang pecah kita tidak susah mencarinya apalagi kalau sudah bertahun tahun lamanya keramik yang kita butuhkan belum tentu ada lagi.
Demikianlah cara sederhana menghitung kebutuhan keramik semoga bermanfaat.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan KLIK DISINI untuk BERLANGGANAN GRATIS via email dan masukkan email Anda, selanjutnya buka email anda untuk diverifikasi dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info Harga Bahan Bangunan simak juga cara berlangganannya DISINI